Bell's Palsy Itu Apa? Ayo Cari Tahu!

Klinik Ben Yuan Dao, Jakarta - Bell's Palsy yaitu kondisi yang menyebabkan kelumpuhan atau kelemahan pada satu sisi wajah.
Meskipun sering dianggap sebagai kondisi yang jarang terjadi, Bell's Palsy sebenarnya cukup umum dan bisa memengaruhi siapa saja.
Kondisi ini muncul ketika saraf wajah (saraf kranial ketujuh) terganggu. Saraf ini bertanggung jawab untuk mengendalikan otot-otot wajah, yang memungkinkan kita untuk tersenyum, mengerutkan dahi, atau mengedipkan mata.
Gejala
Dalam artikel ini, kita akan membahas gejala-gejala Bell's Palsy, penyebab, serta cara mengatasinya.
Apa saja gejala Bell's Palsy?
Gejala utama Bell's Palsy adalah kelemahan mendadak pada satu sisi wajah, yang dapat muncul dalam beberapa jam hingga beberapa hari. Beberapa gejala umum lainnya meliputi:
1. Penurunan Kemampuan untuk Menggerakkan Wajah: Seseorang dengan Bell's Palsy mungkin kesulitan untuk mengangkat alis, menutup mata sepenuhnya, atau tersenyum dengan satu sisi wajah.
2. Mata yang Tidak Bisa Tertutup dengan Baik: Hal ini bisa menyebabkan mata terasa kering atau iritasi.
3. Merasakan Nyeri atau Sensasi Terbakar pada Wajah: Kadang-kadang, penderitanya merasakan rasa sakit atau sensasi terbakar di sekitar telinga atau pipi yang terkena.
4. Kesulitan Makan atau Minum: Karena kelemahan otot-otot wajah, penderitanya mungkin kesulitan untuk mengunyah atau minum dengan nyaman.
5. Kehilangan Rasa di Sisi Wajah Tertentu: Beberapa orang juga melaporkan adanya penurunan rasa atau sensasi di bibir atau gusi sisi yang terkena.
Apa Penyebab Bell's Palsy?
Walaupun penyebab pasti Bell's Palsy belum sepenuhnya dipahami, beberapa faktor dapat berperan dalam kondisi ini. Beberapa teori mengatakan bahwa Bell's Palsy disebabkan oleh:
a. Infeksi Virus: Penyebab yang paling umum terkait dengan virus, seperti virus herpes simpleks (yang menyebabkan luka dingin), yang dapat menginfeksi saraf wajah dan menyebabkan peradangan.
b. Masalah Sistem Kekebalan Tubuh: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif dapat menyebabkan peradangan pada saraf wajah, sehingga memperburuk kondisi ini.
c. Faktor Genetik: Ada kemungkinan faktor keturunan mempengaruhi seseorang untuk lebih berisiko mengalami Bell's Palsy, meskipun hal ini masih perlu penelitian lebih lanjut.
d. Kondisi Kesehatan Tertentu: Beberapa penyakit seperti diabetes, infeksi pernapasan, atau tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko terkena Bell's Palsy.
Mengatasi Bell's Palsy dengan Metode Pengobatan Tradisional Tiongkok
Selain pengobatan medis konvensional, Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM) juga menawarkan pendekatan untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan, termasuk Bell's Palsy. Berikut beberapa metode TCM yang dapat membantu dalam mengatasi Bell's Palsy, meliputi:
1. Ramuan Herbal TCM
Pengobatan herbal juga memainkan peran penting dalam terapi TCM. Untuk Bell's Palsy, beberapa ramuan herbal dipercaya dapat mengurangi peradangan, meningkatkan sirkulasi darah, dan mempercepat pemulihan saraf. Beberapa ramuan yang sering digunakan antara lain:
- Dang Gui (Angelica Sinensis): Digunakan untuk memperlancar peredaran darah dan mengurangi rasa sakit atau kekakuan pada otot.
- Ginseng: Dikenal untuk meningkatkan energi tubuh, meningkatkan sirkulasi darah, dan memperkuat sistem imun.
- Gingko Biloba: Digunakan untuk meningkatkan aliran darah ke otak dan saraf, serta membantu pemulihan saraf yang terpengaruh.
2. Moxibustion
Moxibustion adalah terapi TCM yang melibatkan pembakaran ramuan moxa (dari tanaman mugwort) di dekat titik-titik akupunktur untuk memanaskan dan merangsang aliran Qi.
Terapi ini sering digunakan untuk menghangatkan tubuh dan memperlancar aliran darah, serta memberikan efek relaksasi pada otot dan saraf. Moxibustion dapat membantu meredakan rasa sakit, meningkatkan sirkulasi darah, dan mempercepat proses pemulihan saraf pada Bell's Palsy.
3. Akupunktur
Dalam kasus Bell's Palsy, akupunktur dapat digunakan untuk merangsang saraf wajah yang terkena dampak dan meningkatkan aliran darah ke area tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa akupunktur dapat membantu mengurangi rasa sakit, mempercepat pemulihan saraf, serta mengurangi peradangan.
Titik akupunktur yang sering digunakan untuk Bell's Palsy meliputi area sekitar wajah, telinga, serta titik-titik yang berhubungan dengan saraf wajah. Terapi akupunktur ini umumnya dilakukan beberapa kali dalam seminggu, tergantung pada kondisi dan rekomendasi praktisi TCM.
4. Tuina (Pijat TCM)
Tuina adalah bentuk pijat terapeutik dalam TCM yang berfokus pada merangsang aliran Qi dan darah melalui teknik-teknik tekanan dan pemijatan. Untuk Bell's Palsy, Tuina dapat dilakukan pada area wajah dan bagian tubuh yang berhubungan dengan saraf wajah. Teknik pijatan ini bertujuan untuk mengurangi kekakuan otot, meningkatkan fleksibilitas otot wajah, dan memperbaiki simetri wajah.
Pijat Tuina juga membantu dalam mengurangi ketegangan yang disebabkan oleh Bell's Palsy dan memperbaiki keseimbangan energi di dalam tubuh. Tuina dapat dilakukan oleh seorang praktisi TCM yang terlatih, dan dilakukan secara teratur untuk mencapai hasil yang optimal.
Baca Juga: Mengatasi Cacar Air dengan Metode TCM
Dapatkan Penanganan Terapi yang Tepat di Klinik Ben Yuan Dao
Klinik Ben Yuan Dao hadir sebagai solusi terbaik untuk Anda! Dengan metode terapi tradisional yang telah terbukti efektif, kami menawarkan perawatan yang tidak hanya meredakan gejala tetapi juga mengatasi akar permasalahan kesehatan Anda.
Dipandu oleh terapis profesional dan berpengalaman, setiap sesi terapi terancang khusus sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda.
Mulai dari akupunktur, terapi bekam, pijat kesehatan, hingga pengobatan herbal—semuanya bertujuan untuk memulihkan keseimbangan energi dan meningkatkan kesehatan secara menyeluruh.
Ayo, berkonsultasi dengan sinshe kami di Klinik Ben Yuan Dao, dan Anda juga bisa konsultasi online via Chat Whatsapp tanpa dipungut biaya!
Jangan biarkan keluhan kesehatan menghambat aktivitas dan kualitas hidup Anda! Percayakan kesehatan Anda kepada Klinik Ben Yuan Dao dan rasakan manfaatnya secara nyata. Kesehatan optimal bukan sekadar impian, wujudkan sekarang juga!