Sistem Pencernaan

Inilah 5 Gangguan Sistem Pencernaan yang Perlu Diwaspadai


 
Klinik Ben Yuan Dao, Jakarta - Sistem pencernaan memainkan peran penting dalam memproses makanan, menyerap nutrisi, dan membuang sisa-sisa yang tidak diperlukan oleh tubuh. Namun, berbagai faktor seperti pola makan tidak sehat, stres, atau infeksi dapat mengganggu fungsi sistem pencernaan. Gangguan ini tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas hidup jika tidak ditangani dengan baik. Berikut adalah 5 gangguan sistem pencernaan yang perlu diwaspadai beserta penyebab, gejala, dan cara mengatasinya.
 

1. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

GERD terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan (esofagus) dan menyebabkan iritasi. Kondisi ini sering disebut sebagai refluks asam.
 
Gejala Utama:
  • Rasa terbakar di dada (heartburn).
  • Kesulitan menelan.
  • Regurgitasi (makanan atau cairan asam naik ke mulut).
  • Batuk kronis atau suara serak.
Penyebab:
  • Kebiasaan makan berlebihan.
  • Konsumsi makanan pedas, asam, atau berlemak.
  • Obesitas atau kehamilan yang meningkatkan tekanan pada perut.
  • Kebiasaan merokok atau minum alkohol.

2. Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS)

IBS adalah gangguan kronis yang memengaruhi usus besar dan menyebabkan ketidaknyamanan pada perut.
 
Gejala Utama:
  • Kram atau nyeri perut.
  • Perut kembung dan gas berlebihan.
  • Diare atau sembelit, atau keduanya bergantian.
  • Perubahan frekuensi atau konsistensi BAB.
Penyebab:
  • Stres atau kecemasan.
  • Pola makan tidak teratur.
  • Ketidakseimbangan bakteri usus.
  • Sensitivitas terhadap makanan tertentu.

3. Gastritis

Gastritis adalah peradangan pada lapisan lambung yang dapat terjadi secara tiba-tiba (akut) atau dalam jangka panjang (kronis).
 
Gejala Utama:
  • Nyeri atau perih di perut bagian atas.
  • Mual atau muntah.
  • Perut terasa penuh atau kembung.
  • Kehilangan nafsu makan.
Penyebab:
  • Infeksi bakteri Helicobacter pylori.
  • Konsumsi obat pereda nyeri (seperti NSAID) dalam jangka panjang.
  • Konsumsi alkohol berlebihan.
  • Stres berat atau penyakit autoimun.

4. Konstipasi (Sembelit)

Konstipasi adalah kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan buang air besar (BAB) atau frekuensi BAB yang jarang.
 
Gejala Utama:
  • Frekuensi BAB kurang dari 3 kali seminggu.
  • Feses keras, kering, atau sulit dikeluarkan.
  • Perut terasa kembung atau tidak nyaman.
  • Perlu mengejan berlebihan saat BAB.
Penyebab:
  • Kurang asupan serat dan cairan.
  • Kurang aktivitas fisik.
  • Kebiasaan menunda BAB.
  • Efek samping obat-obatan tertentu.
 

5. Diare

Diare adalah kondisi di mana seseorang mengalami buang air besar encer atau berair lebih dari 3 kali sehari.
 
Gejala Utama:
  • Feses encer atau berair.
  • Kram perut.
  • Dehidrasi (mulut kering, lemas, atau pusing).
  • Mual atau muntah.

Penyebab:

  • Infeksi virus, bakteri, atau parasit.
  • Keracunan makanan.
  • Intoleransi makanan (seperti laktosa).
  • Efek samping obat-obatan tertentu.
 

Atasi dengan Terapi di Klinik Ben Yuan Dao

Gangguan sistem pencernaan seperti GERD, IBS, gastritis, konstipasi, dan diare adalah masalah yang sering dialami banyak orang. Meskipun beberapa gangguan terlihat ringan, jika tidak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius. Penting untuk mengenali gejala dan penyebabnya, serta mengambil langkah pencegahan seperti menjaga pola makan sehat, minum cukup air, dan mengelola stres. 
 
Klinik Ben Yuan Dao adalah solusi untuk mengatasi gangguan sistem pencernaan dari gejala ringan hingga parah. Kami menggunakan pengobatan tradisional Tiongkok (TCM) dengan sejumlah metode yang mampu mengatasi gangguan sistem pencernaan seperti obat herbal TCM, tuina atau pijat terapeutik, dan juga akupuntur. Agar mendapatkan pengobatan yang sesuai, konsultasikan terlebih dahulu secara online dengan kami. Segera hubungi Whatsapp atau kunjungi kontak kami di website untuk informasi lebih lengkap.
banner-popup